Menyatukan sistem yang berjalan sendiri-sendiri
Menjembatani aplikasi lama, layanan pihak ketiga, dan kanal pembayaran agar data mengalir tanpa entri ulang.
Hambatan integrasi data antar unit dan sistem lama
Banyak pekerjaan operasional terhambat karena data tersimpan di berbagai sistem yang terpisah, sehingga staf harus memasukkan data berulang kali dan memicu risiko ketidaksesuaian laporan.
Data yang sama harus diinput di beberapa aplikasi
Petugas operasional membuang waktu memasukkan data identik ke lebih dari satu sistem internal.
Rekonsiliasi pembayaran dilakukan manual setiap hari
Pencocokan transaksi kas masuk dengan rekening koran memakan waktu dan rentan kekeliruan pencatatan.
Sistem lama tidak bisa diganti tetapi harus tetap terhubung
Aplikasi warisan yang telah berjalan bertahun-tahun tetap esensial namun tidak memiliki antarmuka modern.
Selisih data antar unit baru ketahuan saat audit
Ketiadaan sinkronisasi berkala menyebabkan inkonsistensi saldo dan rekapan antar bagian kerja.
Tahapan terukur dari inventaris hingga pemantauan aktif
Setiap jembatan data dirancang dengan mempertimbangkan risiko gangguan operasional sejak awal.
-
01
Inventaris Sistem
Memetakan aplikasi yang berjalan dan cara bertukar data.
-
02
Rancangan Antarmuka Data
Menyepakati format, keamanan, dan titik integrasi.
-
03
Pembangunan Jembatan
Middleware dan API dibangun tanpa menghentikan operasional.
-
04
Pemantauan
Setiap alur data tercatat dan dapat ditelusuri.
Enam hal yang biasa kami kerjakan
Integrasi kanal pembayaran dan bank persepsi
Koneksi ke bank persepsi, QRIS, dan virtual account yang terverifikasi otomatis.
Penyambungan ke sistem kependudukan
Validasi NIK dan verifikasi data identitas sesuai jalur resmi yang berlaku.
Integrasi layanan pengiriman pihak ketiga
Penetapan tarif, pembuatan nomor resi, dan pelacakan status pengiriman.
Middleware untuk sistem lama
Lapisan penghubung yang membuka sistem lama tanpa membongkar kode sumber utama.
Sinkronisasi data antar aplikasi
Penyelarasan data secara berkala maupun langsung saat terjadi perubahan.
Rekonsiliasi data lintas sumber
Pencocokan otomatis pencatatan transaksi untuk memastikan kesesuaian saldo.
Transformasi alur data operasional
Operasional Terisolasi dan Manual
Entri data berulang pada tiap aplikasi memicu risiko kesalahan pencatatan
Rekonsiliasi harian dikerjakan manual dan menyita banyak waktu petugas
Keterlambatan verifikasi pembayaran memperlambat layanan kepada warga
Alur Otomatis dan Terkendali
Sekali input, data mengalir seketika ke seluruh modul yang terkait
Rekonsiliasi berjalan otomatis dengan notifikasi bila ditemukan selisih
Kepastian status transaksi meningkatkan kepercayaan pengguna layanan
Kami menghubungkan sistem pendapatan daerah dengan berbagai kanal pembayaran, dan layanan kependudukan dengan pengiriman dokumen sampai ke alamat warga.
Sektor publik dan layanan daerah
Tanpa Menghentikan Layanan
Integrasi dipasang tanpa mematikan sistem yang sedang berjalan aktif.
Tercatat untuk Audit
Setiap transaksi dan pertukaran data tersimpan dalam catatan yang dapat ditelusuri.
Mengikuti Tata Kelola Instansi
Keamanan data disesuaikan dengan aturan tata kelola yang berlaku di instansi Anda.
Hal yang sering ditanyakan
Tidak. Kami merancang lapisan penghubung khusus yang menjembatani sistem lama ke standar API modern tanpa perlu membongkar basis data maupun logika aplikasi yang sudah beroperasi.
Setiap jalur komunikasi diamankan dengan enkripsi dan otorisasi akses, disertai pembatasan sumber yang boleh terhubung untuk mencegah akses yang tidak sah.
Bergantung pada kesiapan pihak mitra dan kelengkapan dokumentasi yang tersedia. Setelah pemetaan awal, kami menyusun rencana waktu yang jelas sebelum pengerjaan dimulai.
Ya. Kami menyiapkan mekanisme pengulangan otomatis dan jalur cadangan, sehingga gangguan pada satu mitra eksternal tidak membuat layanan utama ikut terhenti.
Kapabilitas yang saling melengkapi
Siap menyatukan sistem dan alur data instansi Anda?
Ceritakan sistem yang perlu disatukan, kami bantu petakan jembatannya.